Click this link!

Thursday, September 15, 2011

seeking comfort for their burning souls


بسم الله الرحمن الرحيم

not owning anything is not what qualifies one as being zuhd (ascetic)
it is not to be owned by anything.

the king which is not attached to his kingdom and all that it contains is more of a zahid than the pauper who is ever coveting and greedy for the piece of morsel.

indeed zuhd is detachment from what is other than Allah. even if one be a king or a beggar.zuhd is an inner action and not a mere outer show. we are constantly confused by this matter.

the poor is not necessarily a zahid and the rich a glutton.

"Know that the life of this world is only play and amusement, pomp and mutual boasting among you, and rivalry in respect of wealth and children, as the likeness of vegetation after rain, thereof the growth is pleasing to the tiller; afterwards it dries up and you see it turning yellow; then it becomes straw. But in the Hereafter (there is) a severe torment (for the believers, evildoers), and (there is) Forgiveness of Allah and (His) Good Pleasure (for the believers, gooddoers), whereas the life of this world is only a deceiving enjoyment." (Al-Hadid 57:20)

let whatever comes to your hands pass through your fingers, lest it moves into your heart and resides there.

the one who cannot benefit from a little, will not benefit from a lot.


Once someone asked Jesus (alayhis salam), “How are you able to walk on water?”

Jesus replied, “With certainty.”

Then someone said, “But we also have certainty!”

Jesus then asked them, “Are stone, clay, and gold equal in your eyes?”

They replied, “Certainly not!”

Jesus responded, “They are in mine.”


~ From “Walk on Water The Wisdom of Jesus” by Hamza Yusuf


Islam tidak mengajar umatnya supaya menjadi miskin. Islam tidak juga mengajar umatnya untuk menjadi tamak.

Islam hanyalah bersyukur dengan penuh rasa kehambaan, sabar dan redha dengan kehendakNya. Tidaklah manusia ini diturunkan semata mata untuk hidup terseksa. apa yang engkau nampak, itulah yang engkau rasa. bukanlah salah sesiapapun melainkan diri jua.

"segala apa yang ada bersamamu, pastinya akan binasa, dan apa jua yang bersama Allah akan kekal senantiasa" (An-Nahl 16:96)

alangkah bahagianya si kaya yang hatinya tidak berbekas sedikitpun oleh hartanya, dan malang bukan kepalang sekali si miskin yang mendambakan dan rakus akan harta.

memang jarang, tapi tidak mustahil. selagi dunia meninggalkan bekas di dalam diri.................

siapa yang tidak dapat memanfaatkan yang sedikit, tidak akan bermanfaat baginya daripada yang banyak.

"لا حول ولاقوة إلا بالله"

Friday, September 9, 2011

Qul Ya 'Azim


Engkaulah Tuhan yang sedia ada pada azali, Engkaulah Dzat yang Maha Lemah Lembut, yang sentiasa berlemah lembut

Sebutlah Wahai Dzat Yang Maha Agung, Engkaulah Dzat yang Maha Agung, Sungguh dukacita yang besar telah mendukacitakan kami

Lenyapkanlah dari kami apa yang telah turun menimpa kami daripada musibah dan bencana, yang sangat berat dan mencengkam jiwa

Sebutlah Wahai Dzat Yang Maha Agung, Engkaulah Dzat yang Maha Agung, Sungguh dukacita yang besar telah mendukacitakan kami

Engkaulah Dzat yang Maha Hidup, Dzat yang Sedia Ada (Allah), Tuhan yang Maha Kaya, yang Kekal Abadi (Allah), yang tidak perlu kepada sesiapa dan apapun

Yang Maha Mulia, Tuhan yang Maha Adil, Tuhan Yang Maha Esa Yang Maha Berbuat Kebaikan, yang Maha Pengasihani terhadap hamba-hambaNya

Dan bersalawatlah kepada Nabi (saw), (Limpahkanlah rahmatMu keatas Baginda Wahai Dzat yang Sejahtera dari segala kecacatan dan kekurangan)

Dari kami jua selawat serta salam untuk Beliau Sallallau 'alaihi wassallam. Pada hari pembalasan, berilah kami keselamatan dari yang kami takuti, Wahai Dzat yang Maha Mulia

Dan limpahkanlah rahmat Mu ke atas keluarga dan para Sahabat (saw) yang gagah berani laksana singa, yang telah memimpin para manusia berkulit putih dan hitam dengan berkat Baginda (saw)

Teristimewa ke atas Sahabat yang bergelar penghapus para pendengki, Pedang Tuhan, Yaitu Sayyidina Khalid ibnu Walid

Sunday, September 4, 2011

Hunger

بسم الله الرحمن الرحيم

So we are able to eat during the days now. we have deprived our bodies during the days for the past month, and we have nourished our hearts as well.

it is easy to feel lonely among an uninspiring crowd. we are hungry because our situation is contrary to what is necessary to awaken our spirit. our hunger in ramadhan has awakened our hearts from deep slumber. shame now that our stomachs are filled our hearts has gone for another hibernation; perhaps till next ramadhan, if Allah wills it.

being alone is much preferable than being in bad association.


Ibn Ata'illah telah berkata: "Jangan mendampingi sesiapa yang keadaannya tidak menyedarkan dirimu dan kata-katanya tidak membawamu kepada Allah".

syawal telah menjelma dan kita sudah boleh makan sesuka hati. namun, kita semakin lapar. lapar dan dahagakan ilham.

ada orang yang hidupnya sepanjang tahun, ada yang hidupnya sebulan setahun, dan ada juga yang langsung mati.

"لا حول ولاقوة إلا بالله"